
Program pikiran member juga menawan pikiran orang2 lain paling utama orang terdekat Anda, bila pikiran kacau atau tekanan maka gelombang pikiran member bisa mempengaruhi orang terdekat, bila kalian benci pada seseorang sebenarnya pesan itu atau gelombang pikirannya menyerap kedalam kaki gunung sadarnya, maka tanpa disadari orang ini pun tak akan mempunyai ide yang sama. Sebab pegiat manusia hanya mengenal norma ide / pikirar tidak bahasa verbal, contohnya untuk konsep makan semua golongan dunia ialah sama yaitu memasukan sesuatu makanan ke dalam lubang, tapi begitu ide itu di komunikasikan dengan bahasa misalnya guna Sunda tuang, Jawa dahar, Indonesia makan, lnggris eat, sebetulnya konsep idenya ialah sama.
Kami serius Anda tentu tahu permainan Tetris, pendapat manusia sama seperti permainan tersebut. Pada setiap input yang dimasukkan di dalamnya bakal membentuk satu buah lapisan yang akan menumpuk terus-menerus. Tingkatan yang sama bakal salong terima menarik dan akan bermufakat menjadi wahid kelompok lapisan. Lapisan-lapisan yang berasal dari input yang negatif bakal membentuk kelompok lapisan rendah. Sedangkan Iapisan-lapisan yang bermula dari input yang positif akan membangun kelompok lapisan positif.
Setiap input baru dengan masuk ke dalam pikiran akan makin memperkuat masing-masing kelompok lapisan tersebut serasi dengan jenisnya. Beberapa input yang membentuk lapisan afirmatif adalah mereguk simpati, kegirangan, hadiah, persetujuan, rasa mengakui diri, optimis, keyakinan, pemfokusan. Beberapa input yang mendirikan lapisan negatif adalah ketersinggungan, kebencian. histeria, kekhawatiran, kepongahan, iri hati, keegoisan, kesuraman, rasa senjang, pesimis, minder.
Nah, sekarang bisakah Anda khayalkan bahwa kalau Anda terlalu banyak memasukkan input positif ke di pikiran member dan orang-orang terdekat member, teman, belahan kita nun lain. maka kelompok level negatif itulah yang bakal mendominasi pendapat Anda. Dan karena jenisnya sama, tanpa disadari dikau juga sedang menarik semua energi rendah dari dunia ke dalam diri Anda. Oleh benih itu, Janganlah heran kalau kemudian paranormal Indonesia sukma Anda hanya berisi seksi, rintangan, kecaburan dan penyesalan.
Jadi tugas Dikau adalah mengasi bahwa nun masuk kedalam pikiran Kamu hanyalah hal-hal yang eksplisit. Bahkan lebih jauh lalu Anda demi memasukkan hal-hal yang optimis ke pada pikiran Dikau. Dengan ide dan cara pandang yang optimis, sekalian hal yang kalian lakukan akan Anda kerjakan dengan eksplisit dan padat percaya diri. Alhasil, segala dunia pun akan mengangkat Anda buat mewujudkannya. Tanpa sadar, Anda sedang memikat semua upaya positif dengan ada pada luar ke dalam bangun Anda. Kalau sudah demikian, keberhasilan dan kesuksesan bukanlah suatu hal yang mustahil.
Menjadi Majikan Bagi Pikiran Kamu Sendiri
Pikiran manusia sangatlah rapuh dan mudah kusut, kalau diibaratkan pikiran kalian seperti nyala api lilin di tengah-tengah hembusan angin yang visibel dari bervariasi arah. Tugas kita adalah menjaga biar nyala api lilin itu tidak goyah oleh hembusan angin. Sambil karena ini, pikiran haruslah diperkuat. Memperkuatnya yaitu secara cara mengikutkan hanya nal-hal yang afirmatif secara tetap.
Seperti halnya uci-uci membutuhkan santapan yang bergizi agar bisa tumbuh makmur, begitu juga pendapat membutuhkan hal-hal yang eksplisit sebagai makanannya supaya bisa berfungsr dengan baik dan bermanfaat kira diri Anda. Di bingkai lain, diantaranya halnya upas akan membuat tubuh lembek dan tak bertenaga, seperti hal-hal positif akan menghasilkan pikiran Anda menjadi lembek dan tidak dapat memberikan solusi yang baik.
Pikiran nun kuat bakal mudah buat dikendalikan. Seekor anjing yang belum dijinakkan akan menjadi buas, menggigit dan cuma memberikan sengketa bagi tuannya. Namun kalau sudah dijinakkan, dia tidak hanya bakal menjadi anjing penurut tetapi juga produktif untuk positif dan melindungi tuannya. Seperti dengan pikiran, jika Kamu tidak siap menjinakkannya maka Anda lah yang akan dikendalikannya dan dia seharga akan menyampaikan Anda masalah. Namun kalau Anda sudah biasa dapat menyembunyikan dan mengendalikannya, maka pendapat Anda hendak membantu menyelesaikan berbagai seksi yang Anda hadapi.
Kami menyarankan Anda buat memprogram kembali pikiran Kamu mulai dari sekarang. Dengan memprogram ulang ide Anda secara hal-hal yang positif dan optimis, Dikau telah menyungkit dominasi lapisan-lapisan negatif yang ada di dalam pendapat Anda. Lantas, Anda akan melihat dan merasakan sangat besar upaya positif yang Anda tarik pada sekeliling Kamu yang akan benar-benar menjelmakan apa yang ingin Kamu raih, yaitu kebahagian indah di jagat maupun pada akhirat.
Dzikir dan doa mempunyai energi (kekuatan) yang dipancarkan Allah SWT berujud Semarak (cahaya) Nur Allah tersebut merupakan upaya mutlak nun mengalahkan semua energi yang lain. Sifat dorongan yang dari dan Nur Allah SWT itu memiliki berbagai macam sifat, baik halus, lembut, keras, berangasan, lentur, gawat, dingin dan lain-Iainnya.
Tingkat Konsistensi Energi
1. Energi Telak Adalah dorongan yang dari dari Kirana Allah SWT yang tidak dimiliki mahlukNya, kecuali pada saat Sang pencipta memancarkan kirana itu kepada hamba yang dikehendakiNya.
2. Dorongan Relative Ialah energi nun diberikan Sang pencipta SWT terhadap dunia, nun terikat di hukum sunatullah.
3. Energi Semu Yaitu dorongan yang merasuk pada khalayak hewan ataupun benda karena pengaruh bio ghaib, yang sering dimanfaatkan sebagai andalan orang-orang dengan tidak beriman.
Dzikir dan doa dapat menjadi wasilah memperoleh pancaran Kirana AIIah bila memenuhi tuntutan dan rukunnya, doa ceroboh asal hafal atau bisa mengucapkannya dengan tidak menggenapi syarat tidak akan mendapat semburan Nur Yang mahakuasa SWT.
Contoh, orang-orang yang hafal ayat Kursi tetapi tidak memenuhi tumpuan doa, begitu ia berdoa untuk menjauhkan jin di orang yang kerasukan, orang bunian itu tidak mau menghindar, kemudian jin itu mengambil syarat kembang dan kemenyan bila disanggupi ia target pergi. Apabila yang menduga itu betul-betul memenuhi syarat dan menempel kepada Allah SWT oleh sebab itu bacaannya akan menjadi wasilah memancarnya Semarak Allah sehingga jin yang seperti apa pun akan salah tunggang langgang terkena semburan Nur AIIah SWT.
Bila Kirana Allah memancar pada kekuatan alam, maka kekuatan alam akan tawaduk pada energi mutlak ini. Salah homo energo alam adalah kebakaran yang menyimpan sifat gawat dan memanas-manasi, bila Nur Allah yang memancar di dalam api bersifat dingin, mengendalikan dari bahaya api yang membakar dan menghabiskan oksigen, maka obor itu hendak dingin dan tidak menimbulkan. karena itulah Nabi lbrahim tidak mereguk panas dan selamat daripada amukan api yang luar biasa besar tatkala dibakar oleh Raja Namrud.
Secara pengetahuan awam ya Sang pencipta Maha Kompetensi menolong hambaNya, tetapi berdasar pada keilmuan memerlukan kajian nun terperinci guna memahami ilmuNya.
Dalam Kitab uraian Imam Baidhawiy diterangkan bahwa karena bilangan api dengan dibuat sama militer Namrud. maka tersebut tidak degil mendekati kobaran api itu, sehingga Nabi Ibrahim diletakkan di kepada alat pelempar batu (alat perang zaman dahulu). saat itulah Malaikat Jibril datang menemui Nabi Ibrahim as dan bertanya: “Wahai Nabiyallah apa dengan dapat aku bantu? ” Beliau menjawab: “Kalau kepadamu tak tersedia kepentingan, hanya kepada Yang mahakuasa saya bertawakkal. ” Rohul kudus menyarankan: “Kalau begitu segeralah berdoa terhadap Tuhanmu sebab kamu segera akan dilemparkan. ”
Dalam Kitab Jamius Shaghir hadits no 5 diriwayatkan sama Al Khathib dari Abi Hurairah dibanding Nabi SAW beliau menitahkan: “Yang belakang kali dibaca Nabi Ibrahim sebelum dilemparkan ke dalam kobaran adalah doa: Hasbiyallaahu wa ni’mal wakiil”. (terjemahnya: Cukup Allah-lah sebaik-baik Penolong).
Bagaimana Cara Meraih Energi Mutlak?
1. Beriman seharga kepada Allah SWT dua. Menjaga dan menjalankan ibadah 3. Jangan mengkonsumsi kira-kira haram 4. Tidak melakukan maksiat dan aniaya 5. Mengamalkan dzikir dan rayuan 6. Berpantang hajad agar ijabah
Agar doa tembus dapat member lakukan unik kiat tertentu. Penting guna memahami bahwa doa sebenarnya bukan aja sekedar permohonan (verbal). Kian dari ini, doa adalah usaha dengan nyata netepi rumus/kodrat/hukum Yang mahakuasa.
Permohonan kepada Yang mahakuasa dapat ditempuh dengan lisan. Tetapi tersohor adalah rayuan butuh penyatuan antara luas batiniah dan lahiriah, metafisik dan rangka. Doa akan menjadi mustajab dan longgar bilamana ciri kita berpengaruh pada aras hukum / kodrat Tuhan;
1. Dalam bertafakur seyogyanya menyatukan 4 faktor dalam bangun kita, meliputi; hati, pikiran, ucapan, gerakan. Dikatakan bahwa Tuhan berjanji akan mengaminkan setiap ciri makhlukNya? tetapi mengapa orang-orang sering merasakan ada-ada aja rayuan yang tidak valid? Kita bukan perlu curiga buruk terhadap Tuhan. Apabila terjadi kekalahan dalam menghasilkan harapan, berani ada yang salah secara diri member sendiri. Contohnya kita bertafakur mohon kesehatan. Hati kalian berniat agar jasmani-rohani tetap sehat. Rayuan juga diikrarkan terucap dengan perantara lisan member. Pikiran kalian juga telah memikirkan bagaimana caranya kehidupan yang sejahtera. Tetapi tindakan kita tak sinkron, telanjurkan makan jerohan, makanan berkolesterol, dan makan secara musykil. Hal ini merupakan contoh doa nun tidak stabil dan tidak konsisten. Rayuan yang memuaskan dan mustajab harus konsisten dan kompak melibatkan 4 unsur dalam atas. Yakni antara membenang (niat), ucapan (statment), pikiran (planning), dan tindakan (action) jangan sampai terjadi kontradiktori. Sebab kekuatan doa yang paling ideal adalah doa yang diikuti dengan perbuatan (usaha) dengan konkrit.
2. Buat hasil konklusi, pasrahkan semuanya kepada sasaran Tuhan, namun ingat jual beli mewujudkan ciri merupakan tugas manusia. Bertafakur harus dijalani dengan keyakinan yang penuh. bahwa khalayak bertugas mengoptimalkan prosedur dan usaha, soal hasil atau targetnya serasi harapan ataupun tidak, abaikan itu menjadi kebijaksanaan dan kewenangan Tuhan. Dengan kata lain, tugas kita adalah berwarung maksimal, dekrit terakhir wajar ada dalam tangan Yang mahakuasa.
saat ini orang2 sering salah mengkonsep doa. Asal telah berdoa, dan kemudian semuanya dipasrahkan kepada Yang mahakuasa. Bahkan condong berdoa hanya sebatas suara saja. Kemudian doa dan harapan berdasar pada mutlak dipasrahkan pada Tuhan.
Hal ini merupakan kesalahan gede dalam paham doa olehkarena itu terjebak sambil srkap fatalistis. Sikap fatalis menyebabkan kewegahan, perilaku tak masuk akal dan mudah putus asa. Ujung-ujungnya Tuhan bakal dikambing hitamkan, dengan memandang bahwa penyesalan doanya kadang sudah jadi nasib dengan digariskan Tuhan.
Lebih salah umum, bilamana dengan gegabah memandang kegagalannya serupa bentuk cobaan dari Tuhan (bagi orang-orang yang beriman). Sebab kepasrahan itu artinya pasrah bakal penentuan pembawaan dan kuantitas hasil simpulan. Yang namanya ikhtiar / usaha uniform menjadi tugas dan tanggungjawab manusia.
3. Bertafakur jangan merunut harapan dan keinginan muncul sendiri, meskipun berdoa tersebut pada umumnya mengabulkan perilaku dan perbuatan kita ke dalam rumus (kodrat) Tuhan. Kesulitannya adalah mengarifi apakah doa atau kemungkinan kita tersebut baik ataupun tidak guna kita. Senyampang walaupun kita menganggap rayuan yang kita pintakan merupakan baik. Tapi kenyataannya member juga bukan tahu tentu akurat, apakah lambat permintaan kita jika terkabul akan menuntun kebaikan atau sebaliknya menghasilkan kita celaka.
4. Berdoa berdasar pada spesifik dan detil siap mengandung resiko. Misalnya ciri agar supaya tender pesanan jatuh di tangan kalian, atau berdoa agar member terpilih jadi bupati. Sedangkan jika kalian bener-bener sebagai bupati tahun ini, dalam dalam struktur pemerintahan terdapat orang-orang berbahaya yang bakal “menjebak” kita melakukan muslihat. Apa risikonya jika rayuan kita terkabul.
Maka dalam bertafakur sebaiknya pikir kehendak Yang mahakuasa, atau pada terminologi Jawa “berdoa serasi kodrat alam” atau hukum alamiah. Caranya, di dalam doa cuma memohon yang terbaik untuk diri kalian. Sebagai contoh; ya Tuhan, andai saja order itu memberi kebaikan menurut diriku, keluargaku, dan orang2 disekitarku, oleh sebab itu perkenankan pesanan itu kepadaku, namun apabila tidak membawa berkah buat ku, jauhkanlah. Dengan bertafakur seperti itu, kita serahkan sendi cerita kehidupan ini kepada Gusti Yang mahakuasa, Tuhan Nun Maha Tajam[ki].
5. Doa yang ideal dan etis adalah doa yang tidak menyetir/mendikte Tuhan, doa yang tidak menuruti murad diri swasembada, doa dengan pasrah kepada Sang Terlampau Pengatur. Niscaya Tuhan hendak meletakkan muncul kita di rumus dan kodrat yang terbaik untuk masing-masing orang2! Sayangnya, kalian sering meleng bahwa rayuan kita adalah doa bertahu-tahu, pasti cantik buat kalian, dan doa yang telah menyetir ataupun mendikte sasaran Tuhan. Secara pola berdoa serupa ini, rayuan hanya akan menjadi pretensi belaka, yaitu nuruti rahsaning karep.
Nama: Kyai Pamungkas
Alamat: KYAI PAMUNGKAS, Jl. Raya Condet Jl. Kweni No.31, RT.1/RW.3, Balekambang, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13530
Phone: +6285746468080